Goodbye Batam

Setelah gw pergi dari Batam, mungkin kalian ga akan temui gw lagi di social media kalian, ini gw lakuin bukan karna gw ga menganggap kalian semua sebagai teman, tapi lebih kepada diri gw sendiri yang ingin lupain semua hal tentang Batam, pekerjaan, apa yang gw lakuin, teman dan semua segala isinya.


Photo by Mantas Hesthaven on Unsplash


"Batam, bukan sekedar kota singgah untuk gw kerja, tapi lebih dari itu! memakan semua isi hati, rindu, sayang yang gw berikan dan gw terima"

Ini pertama kalinya dalam hidup gw yang paling berat untuk pindah, selama ini mudah banget untuk gw pindah dari suatu kota ke kota lain. Terlalu banyak memory yang harus gw tinggalkan di Batam, terlalu berat semuanya dan harus-dengan-sangat-terpaksa gw lupain just for the sake of my mental health.

Ya, semua karena hubungan gw dengan orang yang paling gw sayang harus terhenti, ini salah satu faktor yang bikin gw down, and it feels like nothing to do here anymore, gw siap untuk tinggalin semuanya, ya gw mencoba lari dari kenyataan yang ga bisa gw terima sampai sekarang. Batam, bukan sekedar kota singgah untuk gw kerja, tapi lebih dari itu! memakan semua hati, rindu, sayang yang gw berikan dan gw terima.


tulisan ini untuk kalian yang mungkin bertanya "ada apa?" 

0 komentar:

Posting Komentar

 

Meet The Author

Grab my email, and send me your love letter.